Amira yang diperankan oleh Michelle Ziudith berhasil bikin larut dengan perannya. Seorang perempuan yang ditimpa ujian bertubi-tubi sampai putus asa dan ingin mengakiri hidupnya.
Sebuah ironi yang mengoyak jiwanya, suami yang selingkuh, ibu yang meninggal, dan keguguran setelah penantian 5 tahun. semua ujian yang terjadi dalam satu waktu. Situasi yang memungkinkan sekali untuk seseorang berjalan jauh dari Allah. Marah atas takdir yang terjadi padahal sudah berusaha menjalani peran dalam kehidupan dengan sebaik-baiknya.
Amira dalam film ini memerankan karakter istri yang sabar, dan tetap kuat untuk melangkah di atas duri yang dibuat olah suaminya. Amira sebagai seorang anak mendapatkan kasih sayang ibunya dan memahami tiap nasihat ibunya untuk menguatkan langkahnya.
Saat ujian hidup yang sedang berat, kita butuh support sistem untuk mampu melewatinya. Amira mendapatkan itu dari sahabatnya Ica. Selalu ada apapun kondis Amira, menjadi penguat sekaligus kacamata buat Amira melihat hidupnya dari sisi yag berbeda.
Kalimat ibunya bahwa bisa jadi ujian yang dialami adalah cara Allah mengingatkan bahwa kita harus lebih mencintai diri sendiri menjadi kalimat yang sangat berkesan saat menonton.
Kebaikan Allah di film Assaamualaikum Baitullah ini membawa Amira semakin dekat di jalan yang benar, Amira ikut kajian, bahkan membuat event Hijrah untuk menjadi refleksi buat banyak orang kalau ujian bukan membawa kita lari dari Allah tetapi membawa kita untuk semakin dekat.
Di film Assalamualaikum Baitullah ini juga kita diingatkan bahwa jodoh ialah sesuatu yang sudah Allah atur. Sejauh apa pun kita pergi kalau satu nama itu sudah tertulis bersama, maka jalannya akan bertemu juga.
Barra yang diperankan oleh Arbani Yasiz berhasil menunjukkan bagaimana seharusnya seorang laki-laki bersikap dengan bijaksana. Di dalam keraguanya ia libatkan Allah denga istikharah. Berusaha ikhlas saat harapannya tiak sesuai, lalu saat itu pula Allah menunjukkan jawaban yang terbaik di waktu yang paling baik.
Di satu sisi Pram mantan suami Amira mengingatkan bahwa sebuah perbuatan zalim yang melukai hati seseorang apa lagi itu adala istri yang doanya dijabah Allah tanpa perantara akan mendapatkan balasan yang setimpal di kemudian hari. Maka sebelum melakukan perselingkuhan seharusnya memikirkan apa mudaratnya. Penyesalan tiada lagi berguna setelah memetik buah dari kejahatan sendiri.
Apa yang dialami Amel dalam Film Assalamualaikum Baitullah ini menjadi reminder bagi para perempuan bahwa segala sesuatu yang dipaksakan itu tidaklah baik. Amel juga mengingatka kita bahwa cinta sendirian yang tidak berbalas itu hanya akan menyakiti diri sendiri. Kadang hidup memang terasa tidak adil, tapi kita berhak untuk tegas menerima kenyataan pahit.
Film dengan durasi 1 jam setengah ini tidak membosankan dan bikin kita menanti setiap adeganya. Pemilihan latar tempat di dalam filmnya juga bagus. Pokoknya cara Amira survive melewai badai kehidupannya berhasil bikin takjub. Cara Allah memberikan pelangi dari keikhlasannya atas segala hal yang terjadi bikin kita terharu. Semoga kita bisa sekuat Amira melewati segala ujian kehidupan.
#ulasanfilm #filmindonesia #filmbioskop
Komentar
Posting Komentar