Postingan

Mimpi Perempuan yang Menikah #Bab 4 Menghadapi Mimpi Buruk Pernikahan

Tak ada yang ingin gagal menjalani pernikahan. Semua perempuan ingin mendapatkan pernikahan impiannya. Hidup tenang dengan suami dan anak tercinta. Tak ada keributan atau huru-hara. Semua berisi canda tawa setiap pagi di meja makan. Malam di tutup dengan pelukan hangat. Sayangnya itu tak selalu terjadi dalam realita pernikahan. Ada saja ujian yang datang. Bahkan sering kali ujian yang tiba tak pernah terpikirkan bak mimpi buruk yang ingin diakhiri.  "Maafin aku, Bun," pinta Rio ke Lala sambil berlutut.  "Sejak kapan kamu menikahinya?"  "Sudah hampir setahun." Remuk sekali hati Lala saat harus menerima kenyataan dirinya dipoligami. Rara perempuan yang memang mandiri sekali, profesinya sebagai dosen di kampus membuat ia punya wawasan luas dan selalu update berbagai info terbaru. Suaminya Rio lupa kalau Lala punya banyak kenalan di mana-mana. Rio seorang arsitek yang kerjaannya sering ke luar kota.  "Jangan bilang kalian menikah saat kamu ada kerjaan di ...

Mimpi Perempuan yang Menikah #Bab3 Canda Tawa Di akhir Pekan

Canda Tawa di Akhir Pekan Weekend ini di akhir bulan agenda kumpul keluarga, agenda yang memang sering dilakukan apa lagi sejak ayah Tara meninggal setahun yang lalu. Meninggalnya ayah membuatnya kehilangan sosok untuk menjadi tempat bermanja, meski sebenarnya dari kecil Tara bukan anak yang manja. Ayah berhasil menjadi cinta pertama yang tak terlupakan bagi Tara, ayahnya selalu menanyakan, bahkan tanpa diceritakan apa pun mampu memahami perasaan Tara. Masih ingat benar saat Tara patah hati, ayahlah yang mengatakan bahwa itu adalah pertolongan Allah. Keterbukaan semuanya sebelum hubungan semakin jauh menyelamatkan Tara dari laki-laki yang tidak takut akan dosa. " Tidak perlu berduka terlalu lama, Nak," kata ayah pada Tara. Ayah meninggal begitu cepat, tanpa ada sakit, pergi begitu saja. Orang baik memang selalu dipanggil Allah lebih cepat. Ayah, laki-laki setia yang sangat menyayangi ibunya . Tara gak pernah mendengar ibu menceritakan hal buruk apa pun tentang ayahnya. Mereka...

Mimpi Perempuan yang Menikah #Bab 2 Bertemu Teman Lama

Gambar
Selain kerja, ada agenda yang sering dilakukan setiap satu bulan sekali. Bertemu dengan teman lama. Bukan geng, gak tahu juga ini masuk kategori sahabatan atau gak, tapi emang mereka sudah berteman sejak zaman kuliah. Pertemuan sekali sebulan itu diagendakan di dalam grup yang berisikan 5 orang. Bukan agenda arisan juga, cuma bertemu di cafe atau tempat makan, ngobrol, ada yang curhat juga, ketawa-ketawa, foto, dan pulang. Buat Tara pertemuan sekali sebulan ini seperti sebuah agenda untuk bisa memetik hikmah dari apa apa yang dijalani di dalam hidup. Kali ini mereka bertemu di Resto Ramen, di salah satu Mall di Jakarta. Pertemuan yang dijanjikan jam 4 sore itu, berkumpul seluruhnya di jam 5 sore, seperti menjadi hal yang lumrah untuk janji temu di Jakarta. Kemacetan akhir pekan tentu sudah saling dipahami. Ada saja hal-hal yang tidak terprediksi. Dari berlima, termasuk Tara. Hari ini cuma ada 4 orang. Lala tidak datang karena anaknya tiba-tiba demam dan tentu tak bisa ditinggal kemana-...

Mimpi Perempuan yang Menikah #Bab 1 Menunggu Dikirim Tuhan

Di Indonesia menikah masih menjadi hal yang selalu dipertanyakan dalam fase kehidupan orang dewasa. Setelah bekerja, maka pertanyaan menikah di usia di atas 1/4 abad akan semakin gencar. Bahkan bisa membangun spekulasi sendiri jika yang sudah hampir kepala tiga belum juga menunjukkan tanda-tanda akan mengarah ke sebuah pernikahan. Meski sekarang frekuensi usia menikah perempuan sudah mulai di atas 28 bahkan 30 tahun sudah mulai banyak, tetap saja tidak menghilangkan pertanyaan kapan menikah. Apa lagi jika lingkaran pertemanan yang dimiliki sudah memiliki hubungan pernikahan. Jadilah gundah gulana menunggu jodoh itu menjadi hal yang tak bisa lepas bagi perempuan. Menunggu ada laki-laki yang datang dan menyatakan keseriusannya atau menunggu laki-laki yang ada di dekatnya menyatakan kesiapan untuk segera lanjut ke jenjang pernikahan. Menunggu jodoh itu seperti hal yang harus dilakukan saat usia telah memasuki 25 tahun. Padahal ada banyak hal yang bisa dilakukan dan bikin bahagia ketimbang...

Matahati Menyeluk Bencana Sumatera

Gambar
Awal tahun 2026 menjadi garis awal yang berbeda bagi saudara sesama muslim kita di wilayah terdampak bencana alam Sumatera. Data terbaru BNPB pada 6 Januari 2026 telah mencatat korban meninggal 1178 orang dari 53 Kabupaten / Kota di 3 Provinsi yang ada di Sumatera. Angka yang cukup banyak untuk sebuah bencana banjir dan longsor. Bisa jadi jumlah sebenarnya korban yang meninggal jauh lebih banyak tapi tidak terdata atau tidak teridentifikasi karena tak ditemukannya identitas.  Bencana alam yang terjadi tentu saja menjadi luka bersama bagi kita. Korban yang mengalaminya berjuang keras melawan rasa takut atas trauma yang dialami. Kita melihat banyak video yang beredar di malam bencana mulai terjadi. Saat air naik hingga ke lantai dua rumah dan menenggelamkan banyak rumah. Suara yang saut-sautan meminta pertolongan membuat bulu kuduk merinding. Dari korban mengatakan bahwa suara-suara itu bergema di tengah genangan air setiap malam dan hilang satu persatu esok harinya, tanpa tahu apaka...

Lyodra: Penantian Buah Hati

Gambar
Lyodra adalah nama anak perempuan yang diberikan oleh pasangan Meutya Hafid dan Fajrie. Keduanya menunggu buah hati hingga 8 tahun usia pernikahannya. Segala usaha dilakukan, bahkan sampai 3 kali melakukan bayi tabung karena harus keguguran.  Berbagai pertanyaan dan situasi dihadapi bersama. Fajrie sebagai suami selalu berhasil membuat sang istri kembali tersenyum dengan memberikan boneka kura-kura sebagai lambang kesetiaannya.  Tak ada yang memojokan satu sama lain. Keduanya mencari solusi atas masalah mereka. Sama-sama bersedia mengecek kondisi kesehatannya. Ternyata tak hanya istri yang mengalami masalah di reproduksi, Laki-laki juga memiliki masalah dengan kualitas sperma yang tidak maksimal untuk melakukan pembuahan. Pemeriksaan kesehatan yang memang seharusnya dilakukan oleh kedua pasangan dan harus berhenti untuk menyalahkan istri saja jika mengalami kendala dalam memiliki keturunan. Kekompakan pasangan suami istri ini mengajarkan kita untuk bisa memikirkan ...

Lumpur dan Air Mata: Kondisi Ekologis yang Guncang Sumatera

Gambar
Bencana Sumatera yang terjadi di 3 Provinsi sekaligus menyisakan duka yang tak dapat diungkap dengan kata-kata. Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terjadi secara bersamaan.  Dalam satu hari saja orang yang meninggal meningkat 100 orang jumlahnya. Data BNPB saat 1 Desember tercatat di angka 604 orang meninggal dunia, naik menjadi 712 di 3 provinsi korban meninggal dunia.  Rincian data per 2 Desember yaitu:  Korban meninggal 712 orang. Korban hilang 507 orang. Korban terluka 2.564 orang. Jumlah terdampak 3,3 juta. Korban mengungsi 1,1 juta. Ketiga provinsi ini pun mendeklarasikan status tanggap darurat yang akan berlangsung hingga; Aceh hingga 11 Desember Sumatra Utara hingga 10 Desember  Sumatra Barat hingga 8 Desember Tentu terjadinya bencana ini memunculkan tanda tanya yang besar karena banjir yang terjadi tak hanya membawa material batu dan lumpur tetapi juga potongan kayu besar yang menumpuk di berbagai titik. Ironinya kalau dilihat kasat mata banjir ya...